My Live, My Love, My Story

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Rabu, 29 Februari 2012

Pembangunan jalan - Galaxy

Sebuah perumahan yang terletak di Bekasi kota baru membuka jalan masuk baru dari arah Jatiasih. Jalan baru tersebut sepertinya akan dijadikan pintu masuk utama menuju perumahan tersebut. Perumahan yang awalnya sederhana dan kecil, kini berubah menjadi perumahan elit, developernya juga akan membangun sebuah Mall, dan Rukan (rumah kantor) serta ruko yang banyak.
Harga jual rumah, tanah, dan ruko mendadak naik ketika Mall dan jalan utama mulai dibangun.
Jalan utama yang masih dalam proses pembangunan terbentang lebar dan sudah siap dipakai. Hanya saja masih belum terlalu banyak penduduk yang memanfaatkan fasilitas jalan ini, mungkin karena pemicu orang untuk memakai jalan tersebut (seperti tempat makan di pinggir jalan, dan Mall ) belum selesai di bangun. Sekarang jalan tersebut memberikan dampak negatif untuk masyarakat. Setiap malam jalan tersebut menjadi gelap ditambah banyaknya pohon yang besar berdiri mendukung adanya aktivitas mesum.
Setiap jam 21.00 malam ke atas jalan tersebut digunakan oleh anak-anak muda untuk melakukan hal yang bersifat mesum . Banyak anak muda yang tertangkap oleh masyarakat menggunakan pinggiran jalan gelap tersebut untuk pacaran dan melakukan hal yang melanggar susila . Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa masyarakat atau penduduk setempat menentang keras pembuatan jalan dan Mall tersebut.
Saat ini penanganan khusus belum dilakukan  oleh yang berkewajiban.
Sebelumnya kasus pelanggaran susila seperti ini pernah terjadi di salah satu perumahan elit lainnya di Bekasi kota. Namun sekarang perumahan tersebut sudah melakukan penangannan khusus dengan membuat peringatan larangan dan membuat semua sudut terang benderang bisa terjangkau oleh mata, sehingga tidak ada tempat tersembunyi yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan perbuatan mesum.
Saya rasa sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya salah developerl. Itu kembali pada diri kita masing-masing, pada kesadaran kita masing-masing. Bukan pembangunan jalan yang perlu dihentikan, bukan pembangunan Mall yang perlu diprotes, tapi kesadaran kita yang perlu dibangkitkan kembali.
Read More

BERMIMPI

Bermimpi.

Mengapa manusia perlu bermimpi?

Kita perlu bermimpi setinggi-tingginya, menggambarkan cita-cita dengan spesifik, dan menanamnya dalam-dalam di pikiran kita.

Ketika kita menjalani hidup, banyak jalan, banyak tawaran yang bisa membawa kita pada suatu kesuksesan. Namun , kesuksesan apa yang sebenernya kita inginkan?

Dokter adalah orang sukses, pengusaha adalah orang sukses, Koruptor pun adalah orang sukses. Namun sebenernya yang bagaimana yang kita inginkan?

Ketika kita tidak punya mimpi atau cita-cita kita tidak akan pernah tau apa yang menjadi fokus kita. Sehingga setiap kita melihat peluang yang bagus kita akan mengambilnya. Sementara itu, segala sesuatu yang akan kita kerjakan tidak ada yang berjalan dengan mulus, pasti ada hambatan dan tantangannya. Jika kita tidak memiliki impian maka tantangan itu akan membuat kita menyerah dan berbalik arah mencari peluang lainnya. Jika sudah demikian apa yang kita kerjakan menjadi setengah-setengah sehingga kita gagal mencapai tujuan hidup kita.

Cita-cita atau bermimpi membuat pikiran kita fokus terhadap satu hal, memberikan energi pada kita untuk pantang menyerah setiap menghadapi tantangan, dan akan menghantar kita pada sesuatu yang benar-benar kita inginkan.

Jangan pernah takut bermimpi. Langitlah BATAS IMPIAN KITA !!
Read More

Minggu, 02 Oktober 2011

Berjuang Dan Bermakna Sampai Mati

Setiap manusia unik adanya. Setiap individu dan nafas kehidupan ciptaan termulia ini sesungguhnya ada dalam rancangan yang sempurna dari Allah. Masing-masing kaya dengan talenta, bakat dan anugerah untuk mengubah manusia lain dan bahkan dunia. Sedemikian berharganya manusia hingga Allah yang Mulia mau merendahkan diri, turun ke dunia dan kemudian mati dalam usaha penyelamatan. Semua bagi memulihkan hidup manusia. Hubungan yang terputus antara manusia dengan Tuhan telah disambung.

Manusia telah menerima anugerah dan kasih karunia Allah. Nilai dan harga setiap nafas dipulihkan di hadapan Allah. Tidak mungkin ada ukuran kecerdasan, kekayaan, kuasa dan kehormatan yang dapat menggantikan kasih karunia dan anugerah tersebut. Ketika si kaya atau miskin, si jenius atau terbelakang mental, model tampan atau si buruk rupa, penguasa atau hamba sahaya datang pada Tuhan, maka semuanya ada dalam nilainya Tuhan. Semua menjadi bermakna, semua menjadi berharga. Talenta yang dipercayakan pada setiap nafas akhirnya berbuah talenta yang lain. Allah memberikan banyak contoh pelajaran hidup bagi ciptaan termulia-Nya untuk membuat talentanya berbuah. Bahkan binatangpun dimampukan-Nya berbicara tentang hidup yang bermakna hingga mati.

Ikan salem adalah jenis ikan laut yang unik. Pada musim bertelur, ikan salem akan berbondong-bondong kembali ke tempat asal ikan ini dilahirkan, di sungai jauh di atas dataran tinggi. Perjalanan ikan salem dari laut menuju hulu sungai memerlukan pengorbanan. Banyak rintangan, bahaya alam yang keras harus dihadapinya. Perjalanan ribuan kilometer, ombak besar, arus deras, batu karang yang tajam dilaluinya di laut. Memasuki sungai, ikan salem kembali menempuh arus deras, terkaman binatang pemangsa, bukit yang terjal, dan segala macam jerat manusia. Untuk mencapai tujuan di hulu sungai yang ada di tempat tinggi, ikan salem harus berjuang melompati jeram dan air terjun, atau bendungan yang tinggi. Ikan itu harus berenang dengan kecepatan 30 km/jam agar mempunyai daya lompat setinggi 3,5 m!!

Semua rintangan dan bahaya tidak mengurungkan niat ikan salem untuk bertelur. Tubuh yang terluka akibat benturan bebatuan sungai tidak bisa membuat surut. Satu tujuan dilakukan untuk meneruskan generasi. Sesampai di hulu sungai, dalam keadaan lelah dan terluka, ikan salem mencari tempat terbaik bagi sarangnya, meletakkan telurnya dan akhirnya mati. Apakah selesai tugasnya? Apakah hanya demikian kisah hidup salem dewasa? Apakah ribuan bangkai salem dewasa hanya akan mengotori sungai? Ternyata tidak! Allah berbicara banyak walau hanya lewat ikan salem.

Dalam waktu yang singkat telur-telur itu menetas sebagai generasi penerus. Ikan salem kecil yang berjumlah jutaan itu adalah wujud harapan salem dewasa yang menjadi kenyataan. Dengan apa salem kecil ini hidup? Apa yang dimakannya hingga ia mendapat cukup tenaga, masuk ke laut dan menjadi ikan dewasa? Ilmu pengetahuan mendapatkan bahwa begitu banyak kandungan karbon dan protein yang berasal dari bangkai salem dewasa yang mati, membusuk dan terurai. Dan ternyata bangkai mereka telah menjadi sumber makanan yang berlimpah bagi salem kecil. Ada makna dari hidup salem dewasa yang tidak diketahuinya saat hidupnya berakhir, salem dewasa tidak tahu namun anak salem merasakannya.

Bagaimana dengan kita sebagai manusia? Tuhan rindu berbicara lebih banyak lewat kita daripada lewat ikan salem. Dia rindu kita menjadi pribadi yang bermakna dan berharga bukan saja sewaktu kita hidup tapi setelah kita mati. Tuhan rindu setiap pribadi manusia mewariskan makanan yang tidak akan ada habisnya bagi generasi penerus. Makanan yang bernilai kekekalan, berharga pengenalan akan Allah. Makanan yang bernilai janji dan berkat Allah namun juga makanan yang berwujud nasehat, teguran dan ketertiban. Hidup yang membawa kebenaran bagi generasi selanjutnya.

Tuhan begitu rindu memakai kita manusia untuk memberi banyak makna bagi dunia. Saat hidup berakhir ada jutaan talenta dihasilkan. Tuhan sendiri menuliskan dalam firmanNya: "Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa dibumi; angkatan orang benar akan diberkati." Berjuang dan bermaknalah sampai mati, ada jutaan talenta akan berbuah.
Dari : Bahan Seminar Kristiani
Read More

Pencuri Impian

Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menja di penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepukan kepadanya.

Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat,dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari.

Si gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya".

"Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit",jawab sang pakar.

Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah katapun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan menari lagi.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan. Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.

Si ibu bertanya, "Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun?"

"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.

Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko!"

Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak .... Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. Anda tidak harus minum anggur satu barel untuk membuktikan anggur itu enak. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa anda mestinya fokus pada impian anda, bukan pada ucapan atau tindakan saya. Lalu pujian? Kamu mengharapkan pujian? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. Pujian itu seperti pedang bermata dua. ada kalanya memotivasimu, bisa pula melemahkanmu. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar pujian yang diberikan pada saat seseorang sedang bertumbuh, hanya akan membuat dirinya puas dan pertumbuhannya berhenti. saya justru lebih suka mengacuhkanmu, agar hal itu bisa melecutmu bertumbuh lebih cepat lagi. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. Tidak pantas anda meminta pujian dari orang lain".

"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia.

MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA- LAMANYA ...".
Sumber : Dari sebuah seminar...
Read More

Kamis, 29 September 2011

Rahasia


Sssstt.. 
Aku punya rahasia..
Rahasia ini, tentang kamu..
Kamu yang di hari terakhir kegiatan membosankan itu sudah menyentuh hatiku..
Kamu menyentuh hatiku di tempat yang tepat.. memberikan bekas yang memabukkanku hampir di setiap malamnya..
Semakin lama aku semakin  tak kuat menyimpannya..
Apa lagi kamu selalu muncul di depanku..
Aku berharap aku bisa mengatakan rahasia ini ketika waktunya tiba. :’)

Semenjak pertama kejadian lucu diantara kita..
Semenjak pertama menerima perhatian itu..
Aku sudah menyukaimu, mengaggumimu..
Terkadang aku berpikir.. apakah kamu juga merasakan hal yang sama denganku??
Aku ingin selalu bertemu dengan mu, berbicara denganmu, meskipun sekarang kita sudah semakin sulit untuk bertemu..
Dari kejauhan aku merindukan mu, dan berharap kejadian dulu itu bisa terulang lagi ..
Apakah aku ada di hatimu?
Apakah kamu juga pernah memikirkanku?
Apakah kamu pernah menginginkan bertemu denganku?
Aku takut memikirkannya..
Mungkin memang sebaiknya kusimpan baik-baik semuanya ..
Dan diantara kita tidak akan ada luka.. tidak akan ada sakit..
Biarlah ku menjaga rahasia ini sampai tiba waktunya..
Read More

Spaghetti horor....


Jadi begini ceritanya.. Saya sekolah di Bandung. Karena belum punya tempat tinggal alhasil mengungsilah gw di kos-kosannya mami selfalina. Hehehehe..
Suatu hari, kita lagi ketawa-ketawa bareng, bercanda-bercanda sampe larut malem. Tiba-tiba ada suara.. kletek.kletek.. padahal kan itu jam 12 malem, harusnya udah ga ada penghuni kos-kosan yang masih bernyawa di jam segitu.. Kayaknya cuman kita berdua aja yang seger di jam segitu..

Diam.. Hening.. Karena suara menghilang, akhirnya kami menyimpulkan , mungkin itu suara kucing tetangga sebelah yang lagi kelaparan karena ditinggal tuannya…
Kita kembali bercanda-bercanda, ngegossip sambil tidur-tiduran.Tiba-tiba terdengar lagi suara.. kletek-kletek..
Diam..
Hening..
“Apa sih itu Sel?” Tanya gw panik.
“Gw ga tau Diana.. Gw takuutt..” Jawab Selfa sambil meringkuk persis kucing tetangga sebelah.hahaha.
Bunyi kletek-kletek semakin sering terdengar, membuat gw dan Selfa terdiam ketakutan di kamar. Mau liat keluar takut ketemu makhluk-makhluk yang berbeda rupa dengan kita.
Akhirnya gw memutuskan untuk dengerin musik dan diam, dan Selfa  .. gw lupa waktu itu dia ngapain, -_-
Gak lama kemudian, ..tok..tok..tok.. Pintu kamar diketuk..
Gw sama Selfa saling pandang dan saling tunjuk..
“Buka sel.” Kata gw.. Selfa hanya menjawab dengan memanyunkan mulutnya seperti Tukul.
Begitu pintu dibuka..
“Sel, ini teteh habis masak, trus karena masaknya banyak teteh bagi deh ke kamu.”
“Ah ya ampun teh, makasih ya.. maaf udah ngerepotin.. dari tadi bunyi kletek..kletek itu teteh ya?”
“Iya Sel, maaf ya ganggu.. kompornya ga nyala-nyala dari tadi, susah banget..”
Dan berhubung itu udah jam 12 malem, dan gw udah sikat gigi, alhasil Selfa makan spaghetti sepiring sendirian, dan gw cuman melihatnya dengan MUPEENG .. :’(
Read More

ga penting


Suatu hari, siang hari yang panas, gerah dan sepi alias krik..krik bangeett. Seseorang mendatangi sebuah rumah yang terletak di Bekasi Selatan. Memencet bel rumah yang ia hampiri, dan.... keluarlah seorang gadis cantik..., yang yaaa... emang agak gemuk, tapi lucu kok. Cewek itu mempersilahkan si cowok itu masuk ke rumah dan mengajaknya duduk di halaman belakang  rumah.

Berbagai cerita mereka bagi bersama. Mereka juga foto-foto buat update foto di FB gitu deh, dan mereka ngegossip berdua. Sampai akhirnya si cewek menceritakan kalau ia punya kelinci baru asal New Zealand. Ia menunjukkan kelinci-kelinci imut itu pada si cowok, dengan bangganya, dan bilang kalo kelincinya pasti akan segera beranak.
Namun kabar buruknya, si cowok itu terlalu pede mengatakan kalau kelinci itu susah punya anak. Lama punya anak. Dan itu membuat si cewek jadi agak sedih, sekaligus malu. Karena ia sudah berniat untuk membuat usaha kelinci dengan menjadikan halaman belakangnya peternakkan kelinci. Beberapa minggu pun terlewati. Si cewek ini harus keluar kota Bekasi untuk mengejar cita-cita dan menuntut ilmu setinggi langit. Dan ia mendapat telepon dari ayahnya tercinta kalau kelincinya sudah beranak 6 EKOR !! 6 EKOR YOU KNOW !!?? hahahaa
Anak cewek itu langsung melompat kegirangan senang, karena ia berhasil membuat kelincinya memiliki keturunan. Langsung saja ia menghubungi temannya itu dan memamerkan kelincinya yang sudah banyak. Sayangnya temannya itu terlalu enggan untuk mengakui kesalahan. Dia bilang “idih , nafsuan tu kelincinya”. Udah salah masih aja ngeless. Kapan majunya remaja Indonesia kalo ga mau mengakui kesalahan?? Berdebat-berdebat, akhirnya.. si anak cowok pun ngambek..

TAMAAT
Read More

Wawancara Pedagang Kripik


Kamis , 29 September 2011.
Hari ini, kelas ku hanya memiliki satu jadwal mata kuliah, Broadcast Radio jam 10.20-12.50.  Setelah kelas bubar, kami makan siang dan berjalan-jalan. Kami menonton pertandingan futsal  antara teman-teman cowok melawan senior penyiaran.
Pukul 16.00, kami kembali ke kampus, melihat pertandingan basket antara karyawan dan mahasiswa dalam rangka ulang tahun Fikom. Tiba-tiba ada seorang anak kecil bertubuh kurus, dan bertampang imut (setidaknya menurut gw!) datang dan menawarkan kripik. Karena kami sedang senggang, kami mengajaknya ikutan duduk, mencoba berbincang-bincang. Dan inilah hasil perbincangan kami...

ANGGA
Illust. by shiroitenshi94.blogspot.com
Nama anak kecil itu Angga. Ia tinggal di daerah cincin yang letaknya tak jauh dari kampus. Berusia kurang lebih 9 tahun, duduk di bangku kelas 5 SD.
Ia bekerja pada seorang ibu-ibu, menjual 60 bungkus berbagai macam kripik. Dari 1 bungkus kripik yang harganya Rp 1000,00, ia diberi keuntungan Rp200,-. Itu artinya dalam sehari. Tapi kalau habis semuanya, ia akan mendapatkan uang sebesar Rp 15.000,-. Bekerja dari jam tujuh pagi, dan mulai sekolah jam 9 sampai jam 12 siang, lalu akan melanjutkan berjualan lagi sampai jam 7 malam. Bayangkan, dari keringatnya sampai jam 7 malam, ia hanya dibayar 200/ bungkus !. Kami  terhenyak mendengarnya. Lalu kami mulai menanyakan padanya yang lebih pribadi lagi.
“Dek, kenapa kamu mau kerja kayak gini? Emang kamu ga mau main?” tanya salah satu temanku. Ia terdiam. “saya pengen main kak, tapi kan saya harus cari uang untuk ibu saya dan untuk adik saya” jawabnya. Lugu sekali jawaban anak itu..

Anak itu bercerita, ayahnya seorang tukang parkir. Ibunya tidak bekerja apa-apa. Ia punya seorang kakak, yang tidak diketahui umurnya berapa, namun tidak mau bekerja, sementara adiknya berumur 3 tahun. Ia berkata pada kami, sudah sebulan ini ia jarang sekali makan nasi, ia hanya makan pisang untuk mengisi perutnya.

Sungguh, aku dan teman-temanku tak sanggup untuk menangis mendengarnya. Anak sekecil ini sudah menghadapi kerasnya hidup.  Sementara ibu dan kakaknya hanya bersantai-santai di rumah.

“Dek, kamu kerja kayak gini, kesadaran sendiri atau disuruh sama mama kamu??” Tanyaku padanya.
“Aku disuruh mama kak” jawabnya polos.
“Disuruhnya gimana?” Tanya Tia kemudian.
Ia mempraktekan cara mamanya menyuruhnya, dengan berteriak-teriak. Dari ceritanya, dapat kami lihat jelas, bahwa anak ini berjuang seperti ini karena dipaksa oleh ibunya.

“Dek pernah ga uangnya hilang?” Tanya salah satu temanku padanya.
Anak itu lagi-lagi terdiam. Tak lama ia bercerita dnegan suara serak seperti ingin menangis. Ia pernah kehilangan uangnya sebesar Rp20.000,-. Dan  ia dipukul habis oleh ibu pemilik warung itu.

Sebenernya anak itu tidak bisa disalahkan dengan hilangnya uang itu, menurutku anak sebesar Angga memang belum bisa dibebani uang sebanyak itu. Dan ini sudah merupakan tindakkan kriminal.

Ditengah percakapan kami, tiba-tiba Angga melihat layangan, dia minta ijin pada kami dan berlari untuk melihat layangan itu. Kami tertawa melihatnya. Percaya aja dia sama kami nitipin dagangannya, untung dagangannya ga kami apa-apain, untung kami orang baik-baik.

Tia memberikan Angga sebotol minuman. Tapi Angga tidak mau meminumnya. Ia bilang itu untuk adiknya, begitu mengharukan jawabannya. Lalu kami memberikan beberapa uang dan berpesan padanya bahwa uang itu untuk ia jajan, untuk ia makan. Kami mengingatkannya untuk tidak merokok.

Oh iya, kami bangga sama dia loh. Meskipun ia harus bekerja keras setiap harinya, tapi ia tetep bisa ranking 2 di kelasnya. Hebaat kaan?? :D

Setelah Angga pergi dan kami ber dah-dah ria dengannya. Kami menangis terharu. Kami berniat untuk ikut kegiatan UKM kampus KJ21, yang memiliki kegiatan memberi pendidikkan pada anak-anak seperti Angga.

Kami merasa menjadi tidak tau diri. Selama ini kami sering mengeluh, selama ini kami sering buang-buang makanan, selama ini kami manja, selalu punya alasan untuk melakukan kesalahan. Kami engga sadar kalau diluar banyak orang yang hidupnya lebih susah, lebih keras dari kami..

Semoga teman-teman ku yang lain bisa belajar dari perjalanan hidup Angga. Jangan pernah menyerah sama pahitnya hidup teman-teman. Hidup ini gak akan selalu pahit kok, akan ada saatnya hidup terasa manis semanis gula… ;)
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Me ^^

Me ^^
I LOVE FIKOM UNPAD

UNPAD - Fikom

Diana Lidya Ekaputri. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

PAPI - MAMI

PAPI - MAMI
Mereka adalah orang yang paling aku cintai didunia ini.. Aku pasti akan membahagiakan mereka dan menempatkan mereka di kursi kehormatan !

LATEST POSTS

Recent Posts

TKD

PEJABAT

PEJABAT
Pelajar Mantab IPA Empat

TKD

TKD

Copyright © Diana Lidya Ekaputri | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com