My Live, My Love, My Story

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Minggu, 04 Juni 2017

Mana Lagi Selain di MCD?

Dua minggu kemarin adalah dua minggu dimana Diana gagal menjalankan misi DIET.
Gimana enggak? Emang siah, siang makan oat meal, malam mulai ga makan. Tapi kalau diisi ice cream, apa ga salah??

Ga salah!
Apa sih yang kamu cari di dunia ini?
Buat apa kerja kalau ga bisa makan makanan yang kita sukai kan?

Minggu kemarin harus diakui adalah minggu-minggu berat. Sebenernya sampai sekarang belum jadi ringan sih, tapi ya mungkin sudah mulai terbiasa dan sudah mendapat hikmah jadi sekarang bisa lebih kuat aja. *kok jadi curhat?*

Jadi, dua minggu kemarin, dari sejumlah 14 hari yang ada, aku melawatkan 7 harinya dengan memakan Ice Cream Corn Cokelat di MCD.


Hmm.. Belum makan, melihat bentuknya aja entah mengapa aku sudah merasa happy!
Bagian paling menyenangkan dari ice cream ini bukan saat memakannya sebenarnya, tapi proses saat ice cream ini dibuat dan diserahkan ke tangan saya. Waktu ice cream ini diserahkan, lapisan luarnya sebenarnya masih cari. Setelah didiamkan selama beberapa menit, barulah lapisan coklat itu mengeras.

Kok bisa gitu? Ada yang bisa jawab??

Pernah suatu kali saat aku membeli ice cream ini, aku bukannya makan dan malah memperhatikan setiap inci ice cream ini sambil bertanya ke temanku "kok bisa ya bagian coklatnya mengeras tanpa dimasukkan ke kulkas?" , dan dia menjawab "itu karena dia coklat!".

Entahlah apapun itu yang penting, ice cream ini enak!

Setelah 7 kali memakan ice cream ini dalam waktu dua minggu, aku juga punya cara makan ice cream ini sendiri. Ternyata ice cream ini enak dimakan dengan kentang goreng!!

Penasaran??

Cobain aja deh!

Pas aku makan ice cream ini dengan kentang goreng, rasanya sama loh seperti memakan ice cream dengan waffle.

Nah, ini lah yang bikin susah mau kurus! Makanan enak memang menggoda. Tapi menurut aku, ga baik juga sih menyiksa diri dengan menahan untuk tidak makan apa yang kita suka. Kalau stress kita bukannya kurus malah sakit. Happy! Penting banget supaya kita bisa selalu sehat. Kalau ice cream bisa bikin happy, kenapa enggak kita makan ice cream malam ini? *eh! :D


                                                         https://pdfilipus.wordpress.com

Read More

Selasa, 23 Mei 2017

Menaikkan Mood dengan Si Manis Cimory

Hal yang paling penting yang harus saya lakukan di pagi hari adalah menaikkan mood!
Biasanya jika mood saya sudah bagus di pagi hari, saya akan lebih evektif bekerja dibanding dengan mood yang sudah berantakkan dipagi hari. Menurut saya mood saya dipagi hari akan menentukan bagaimana saya selama satu hari.

Biasanya cara saya menaikkan mood adalah dengan memakai handbody yang wangi, pewangi rambut, dan juga parfum favorit saya di pagi hari.

Nah baru-baru ini, saya punya sahabat baru yang bisa menaikkan mood saya. Siapa dia?

Ini diaaa!! Yoghurt Cimory.



Dari banyak rasa Yoghurt Chimory, saya paling sering mengkonsumsi rasa Strawberry. Kenapa? Karena saya penyuka pink, warna Yoghurt Cimory warna pink ini selalu berhasil membuat saya happy. Selain itu, rasanya juga segeeerr banget!

Saat ini karena saya juga sedang melakukan program diet, Yoghurt Cimory ini pas banget dikomsumsi untuk membantu saya. Kenapa? Karena setiap saya habis minum Yoghurt Cimory, biasanya tidak lama setelah itu saya akan buang air besar.

Kalau saya sih paling suka mengkonsumsi Yoghurt Cimory dipagi hari setelah sarapan dan sebelum bekerja. kalau kamu??





Read More

Selasa, 09 Mei 2017

Siapa Ferdinand Monoyer yang Jadi Google Doodle Hari Ini?




Apa Google Doodle hari ini?

Biasanya saya tidak terlalu tertarik untuk memperhatikan google Doodle. Namun entah mengapa, Google Doodle kali ini telah berhail mencuri hati saya. Gabar dua mata yang lucu berhasil membuat saya penasaran dan akhirnya mencari tau makna dari Google Doodle hari ini.

Ternyata, Google doodle hari ini dibuat ebagai persembahan ulang tahun Ferdinand Monoyer ke 181. Waw!

Siapa itu Ferdinand Monoyer?? 
Ferdinand Monoyer adalah seorang dokter mata asal Perancis yang lahir tanggal 9 Mei 1836. Beliau telah meninggal pada 11 Juli 1912.
Selama hidupnya Ferdinand Monoyer memperkenalkan diopter atau satuan pengukur kekuatan optik dan tabel Monoyer. Fungsi tabel monoyer ini adalah untuk menguji kemampuan visual mata seseorang.
Setiap deretan huruf yang terdapat dalam table Monoyer ini mewakili ukuran diopter, dari paling kecil sampai ukuran paling besar. Deretan huruf tersebut juga mewakili ukuran jarak yang diperlukan supaya seeorang mudah membacanya.

Di waktu 100 tahun yang lalu, tabel monorel digunakansebagai alat untuk pengujian mata pertama yang dibuat dengan sistem desimal. Dalam tabel pengecekan  mata ini tersembunyi deretan huruf yang mengeja nama penemuanya, yakni Ferdinand Monoyer. Deretan huruf tersebut disusun terbalik, dari bawah ke atas, dan disematkan kanan dan kiri tabel. Kata Ferdinand ada di deretan huruf sebelah kanan, sedangkan kata Monoyer ada di deretan huruf sebelah kiri.

Wow, saya benar-benar berterimakasih kepada Ferdinand Monoyer yang telah menciptakan tabel Monoyer. Karena alat ciptannya ini, sekarang baik individu , maupun perusahaan yang sedang melakukan perekrutan bisa dengan mudah melakukan test mata.

Saya juga berterimakasih kepada google yang telah dengan kreatif membantu kita mengenal pahlawan-pahlawan yang telah menciptakan barang-barang yang sekarang bisa kita gunakan. Semoga google bisa terus menginspirasi kita semua! J

Disadur dari : www.tekno.kompas.com


Read More

Senin, 16 Januari 2017

Perjalanan Diana dan Buku When God Writes Your Love Story

Hello..

Tahun 2016 adalah tahun di mana saya sangat tidak produktif. Hati saya ingin menulis namun tangan saya tidak juga menulis. Ketidak singkronan ini menyebabkan tidak ada  karya di 2016 yang bisa saya evaluasi untuk membuat tahun ini menjadi lebih baik.

Akhirnya setelah malam ini saya menyisihkan waktu 4 jam untuk menyendiri, saya mengambil keputusan untuk menjadikan tahun ini sebagai tahun berkarya. Saya melirik meja sebelah dan mendapatkan sebuah buku yang entah berapa bulan sudah saya baca namun tidak juga selesai, dan tercetuslah sebuah ide yang menurut saya BOMBASTIS.

Saya akan mulai menulis lagi! Saya juga akan menyelesaikan baca buku ini tapi ulang dari awal! (sepertinya kalimat ini agak berantakkan)

Tiba-tiba malam ini saya tergerak untuk menjadikan buku ini sebagai perjalanan saya, dan mengabadikannya di dunia internet. Kenapa? Saya merasa,  kisah saya, dan apa yang ditulis di buku ini suatu hari akan berguna bagi seorang wanita. Harapan saya, apa yang menjadi perjalanan saya ini, bisa membantu wanita-wanita lain untuk naik ke sudut pandang yang lebih tinggi mengenai HUBUNGAN LAWAN JENIS.

Nah..,

Gimana?

Cukup penasaran ga?

Kali ini saya tidak akan menuliskan isi buku itu dulu.
Saya mau kasih tau, buku apa sih itu?? Siapa sih penulisnya?






Judul bukunya ‘When God Writes Your Love Story’. Penulisnya adalah pasangan suami istri yang bernama Eric dan Leslie Ludy. Kalau saya baca-baca biografi mereka, saya mengambil kesimpulan bahwa mereka adalah Suami istri yang tergerak hatinya untuk menyelamatkan anak-anak muda dari pergaulan bebas.

Ikuti perjalanan saya dalam membaca When God Writes Your Love Story. Saya akan membagikan juga kisah-kisah menarik disekitar saya yang (semoga) akan menjadi pelajaran untuk kamu yang membacanya...

Salam,

Diana.
Read More

Sabtu, 17 Desember 2016

Yes Bapak Pendidikan No Calon Gubernur


Kepada Bapak calon gubernur  'Pendidikan' yang Terhormat.


Pak, semenjak saya kuliah saya sangat mengagumi Bapak.
Saya setuju bahwa perubahan negara itu diawali dengan mengubah pendidikannya.
Karena generasi peneruslah yang menentukan masa depan negara ini.

Read More

Minggu, 09 Oktober 2016

MY WATTPAD

Please visit my wattpad, and enjoy the story! : FROM THIS MOMENT





Read More

Senin, 04 Juli 2016

Selesaikan Rasa Benci

Apa yang salah dengan rasa benci?

Rasa membenci bukan menyiksa orang yang kita benci.

Rasa benci akhirnya menyiksa diri sendiri.

Bagaimana mengalahkannya?

Bagaimana menyiksanya?

Bagaimana membalasnya?

Itulah pertanyaan-pertanyaan yang timbul saat saya benci seseorang.

Rasa benci membuat saya terikat.

Rasa benci mengurung saya dan menjauhkan saya dari kebahagiaan.

Saat kita memutuskan lari dari orang yang kita benci, tanpa menyelesaikannya.

Kita tinggal menunggu waktu untuk berjumpa dengannya.
Jangan lari, Selesaikanlah!
Read More

Minggu, 29 Mei 2016

Wanita Harus Menjaga Dirinya Sendiri.

Beberapa hari yang lalu saya pergi ke sebuah mal. Didalam mal tersebut ternyata sedang ada pertunjukkan fashion show. Biasanya saya tidak tertarik untuk melihat. Karena setiap mengunjungi mal, saya selalu sudah mempersiapkan perencanaan apa yang akan saya lakukan di mal. Membuang-buang waktu sia-sia bukan hal yang baik menurut saya.
Hari itu, setelah saya melihat seorang anak SD kelas 3 menggunakan sepatu high heels 12 Cm. Saya terpana melihatnya. Akhirnya saya putuskan untuk masuk kedalam acara tersebut untuk melihat kegiatan yang sedang berlangsung.

Betapa terkejutnya saya saat saya mendapati anak-anak kecil menggunakan baju sexy dan sepatu high heeels. Rata-rata peserta fashion show tersebut masih sekitar kelas 2-5 SD! Ada yang dari antara mereka memakai gaun panjang tanpa lengan dan dipenuhi gliter (entahlah apa namanya), ada juga yang bajunya menampakkan kulit perutnya. Lebih mencengangkan high heels yang mereka gunakan, saya perkirakan paling rendah juga kayaknya 4 CM-an.

Saya semakin menggelengkan kepala saat menyadari sebagian anak-anak tersebut diantar oleh ibu mereka sendiri. Ibu yang katanya siap menjaga dan melindungi anak sepenuh hati dan sepenuh jiwa.
Sambil melihat anak-anak itu berlenggak lenggok diatas panggung unntuk memamerkan tubuh(?) dan gaun mereka saya mulai berpikir apa yang sedang dipikirkan oleh orang tua mereka ya saat mendaftarkan anak mereka dalam acara ini? Apa tujuan sebenarnya?

Teringat waktu saya kecil. Ayah dan ibu saya selalu membelikan saya kaus dan celana. Kalaupun mereka membelikan saya gaun untuk gereja, gaun tersebut akan panjang lebih dari lutut dan berlengan. Ayah saya selalu mengajarkan saya untuk berpakaian sopan karena kita tidak tahu apakah diluar sana orang-orang yang kita hadapi sedang waras atau tidak? Orang-orang yang akan kita temui diluar selalu siap menyakiti kita kapan saja kita lengah!

Flash back kedalam masalah yang akhir-akhir ini sedang marak, tentang pembunuhan dan pemerkosaan terhadap anak-anak atau wanita yang keji. Apakah para orangtua yang mengenakan putri-putrinya dengan pakaian terbuka itu tidak takut jika anak mereka menjadi salah satu korban? Mengapa mereka tidak belajar dari pengalaman dan menjaga anak mereka dengan mulai memberikan pakaian yang sopan? Saya rasa sudah saatnya wanita Indonesia menyadari bahwa kita harus menjaga tubuh kita (dan putrinya untuk yang sudah punya anak) dengan baik. Kalaupun pada akhirnya kita memilih untuk mengenakan pakaian terbuka, sadarilah bahwa itu artinya Anda diap untuk diterkam kapan saja, dan bahkan dimana saja. Jangan tangisi atau sesali sesuatu yang menimpa Anda karena Anda yang memulainya. Jika bukan Andayang menjaga diri Anda (dan anak perempuan Anda) , siapa lagi? (DL)
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Me ^^

Me ^^
I LOVE FIKOM UNPAD

UNPAD - Fikom

Diana Lidya Ekaputri. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

PAPI - MAMI

PAPI - MAMI
Mereka adalah orang yang paling aku cintai didunia ini.. Aku pasti akan membahagiakan mereka dan menempatkan mereka di kursi kehormatan !

LATEST POSTS

Recent Posts

TKD

PEJABAT

PEJABAT
Pelajar Mantab IPA Empat

TKD

TKD

Copyright © Diana Lidya Ekaputri | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com