My Live, My Love, My Story

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Senin, 22 Desember 2014

Belajar Bersyukur


Aku sebenarnya tidak sanggup melihat anak kecil dengan keadaan yang... seperti ini.

Namun tuntutan pekerjaan memaksaku untuk harus bisa dan harus sanggup melihat anak-anak dengan bibir yang sumbing.

Bertemu dengan mereka, berbicara dengan keluarga mereka, akhirnya aku menemukan banyak sekali pelajaran berharga. Saat kita mengatakan , “Idih, mengapa bibirku begitu tebal” , “Mengapa alis mataku begitu tipis”, “Mengapa hidungku pesek”, seharusnya kita sadar, diluar sana banyak orang yang tidak sesempurna kita.

Sejak aku bertemu dengan anak-anak bibir sumbing, aku bersyukur Tuhan menciptakan aku sangat sempurna. Aku cantik dengan apa adanya diriku. Aku adalah aku, dan aku tidak bisa dibandingkan dengan siapapun. Hanya ada satu Diana dengan wajah seperti aku di dunia ini.

Belajar bersyukur membuatku lebih bahagia. Ternyata tidak mengeluh lebih menyenangkan dibanding terus mencari kekurangan diri dan membanding-bandingkannya dengan orang lain!
Read More

Jumat, 26 September 2014

Pacar itu......

Saat akan membeli baju kita akan memilih mana baju yang cocok dengan kita. Mana yang warnanya pas buat kita, bentuknya bagus, dan pastinya harganya juga sesuai dengan kantong kita.

Baju yang tidak cocok dengan kita akan kita abaikan, atau kita tinggalkan. Kadang ada yang kita hampiri kita coba lalu kita kembalikan , tapi tidak sedikit yang kita abaikan.

Read More

Selasa, 02 September 2014

Terluka



Kuat, semangat, tegar.. Seperti itulah kira-kira keadaan diri saya setelah keluar dari gereja.

Hari Senin, masih kuat..

Hari Selasa bertemu kembali dengan hal-hal negatif..

Hari Rabu, mulai terluka..

Luka!

Salahkah manusia terluka? Tidak!


Read More

Senin, 01 September 2014

SAUDARA ADALAAAHH....

Orang yang ketika bertemu dengan saya merasakan kegembiraan sama seperti saya bahagia bertemu dengannya. Bahagia bukan hanya sekedar di mulut, tapi hatinya kesal. Bahagia benar-benar bahagia di mulut dan juga di hati.

Read More

I Miss You Ompung Diana Boru...



Tanggal 27 Agustus adalah hari wisudaku.

Tunggu..

Bukan tentang saya yang mau saya ceritakan kali ini.

Saat keluar dari ruang wisuda, semua orang bertemu dengan keluarga, dan teman-temannya.

Fokus saya tersita pada seorang teman saya.

Hari itu neneknya datang dan ikut menemani dia wisuda di Graha Sanusi UNPAD...


Read More

Minggu, 24 Agustus 2014


Seseorang pernah berkata... 
"Manusia tidak bisa tertawa berkali-kali untuk hal lucu yang sama."


Lalu mengapa...

"Manusia bisa menangis berkali-kali untuk masalah yang sama!?"
Read More

Jatuh Cinta tidak Salah



Matahari menyiram wajah cantiknya dari celah-celah gorden jendela.

Pagi, menjelang siang.. saat itulah Desi akan terbangun dari mimpi panjangnya.

Jika setiap orang akan mengawali harinya dengan mengucap syukur, itu tidak akan dilakukan oleh Desi pagi ini.

Sebatang benda keramat sudah menghancurkan hidupnya, mulai dari semalam sampai (mungkin)Sembilan bulan kemudian.


Read More

Minggu, 17 Agustus 2014

Ayah dan AnakNya…





Tidak ada yang lebih menyenangkan selain duduk disebelah ayah dan berdiskusi tentang banyak hal..

Teman-teman saya banyak yang mengatakan bahwa mereka lebih dekat dengan ibu dibandingkan ayah. Sayang sekali..

Saya sangat menikmati kedekatan saya dengan ayah saya.

Menurut saya tidak ada pria yang akan melindungi saya dengan sepenuh cinta dan dengan seluruh tenaganya selain ayah saya. Sekalipun nanti, suatu hari saya akan memiliki suami, saya tak yakin ia bisa mencintai saya, melindungi saya seperti apa yang akan dilakukan ayah saya.

Tidak memandang kekurangannya.. Saya melihat ayah saya sempurna, TITIK!

Kata orang di dunia ini tidak ada yang sempurna. Tapi bagi saya ayah saya  adalah orang yang sempurna.

Susah senang saya tetap ikut dengan ayah saya.

Ada saat dimana ayah saya harus mengambil keputusan dengan berbagai macam resiko, entah itu resiko enak maupun pahit. Saya selalu mendukung apapun keputusan ayah saya dan ikut menanggung segala resikonya sekalipun itu pahit.

Banyak anak tidak mau tau masalah orangtuanya. Tapi saya mau tau.
Ayah saya melatih saya untuk selalu melihat masalah keluarga, agar suatu hari nanti, jika saya sudah berkeluarga saya sudah memiliki bekal banyak hal tentang bagaimana cara mengatasi masalah dalam keluarga.

Ada saat dimana saya depresi, dan saya merasa saya belum siap menghadapi masalah saya seperti ini. Tapi sekali lagi, saya berusaha kuat karena saya tau ayah saya tau yang terbaik buat saya.

Saya merasa begitulah Tuhan.. Kasih Tuhan seperti kasih seorang ayah kepada anaknya. Ia berikan pada kita masalah, dan kita menangis, berteriak, bahkan terkadang ingin lari dari masalah itu. Kita lupa, kita ini boneka dimata Tuhan. Kita ciptaan-NYa. Pastilah Ia tau batas kemampuan kita.

Terkadang Tuhan memiliki berbagai macam jalan untuk kita, anakNya. Ada jalan yang halus, enak dilalui, ada juga jalan yang berat, penuh dengan rintangan. Saat masalah datang kepada kita, bukan Tuhan mau mempermalukan kita (Roma 10:11) . Tuhan mau lihat, bagaimana komitmen kita untuk setia dan selalu ikut Tuhan apapun keadaannya.

Contohnya saja seperti Ayub. Apakah dengan hilangnya harta , hilangnya anak, dan sakit yang diberikan kepada Ayub itu untuk mempermalukan Ayub? Tidak bukan? Itu semua diberikan kepada Ayub untuk menguji kesetiaan Ayub kepada Tuhan. Setelah Ayub lulus ujian, Tuhan berikan lebih dari semula kepada Ayub.

Bagaimana keadaan kita sekarang? Apakah kita mau pasrah, percaya, dan setia kepada Bapa? Pasrah pada apapun jalanNya. Pasrah pada apapun kehendakny? Percaya bahwa Ia selalu berikan yang terbaik buat kita, walau kadang rasanya pahit dan sangat menyakitkan? Apakah kita mau selalu setia kepada Tuhan meskipun dunia menghina dan menjauhi kita??

Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Me ^^

Me ^^
I LOVE FIKOM UNPAD

UNPAD - Fikom

Diana Lidya Ekaputri. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

PAPI - MAMI

PAPI - MAMI
Mereka adalah orang yang paling aku cintai didunia ini.. Aku pasti akan membahagiakan mereka dan menempatkan mereka di kursi kehormatan !

LATEST POSTS

Recent Posts

TKD

PEJABAT

PEJABAT
Pelajar Mantab IPA Empat

TKD

TKD

Copyright © Diana Lidya Ekaputri | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com